Ilmu kasyaf atau yang lebih dikenal dengan ilmu laduni (ilmu
batin) tidaklah asing ditelinga kita, lebih – lebih lagi bagi siapa saja
yang sangat erat hubungannya dengan tasawuf beserta tarekat-tarekatnya.
Kata sebagian orang: “Ilmu ini sangat langka dan sakral. Tak sembarang
orang bisa meraihnya, kecuali para wali yang telah sampai pada tingkatan
ma’rifat. Sehingga jangan sembrono untuk buruk sangka, apalagi
mengkritik wali-wali yang tingkah lakunya secara dhahir menyelisihi
syariat. Wali-wali atau gus-gus itu beda tingkatan dengan kita, mereka
sudah sampai tingkatan ma’rifat yang tidak boleh ditimbang dengan
timbangan syari’at lagi”. Benarkah demikian? Inilah topik yang kita
kupas pada kajian kali ini.
Tiada izzah islam akan kembali tanpa tafsiyah dan tarbiyah serta kembali kepada pemahaman salaful ummah
Minggu, 31 Januari 2016
Rabu, 27 Januari 2016
ADANYA PEMERINTAH YANG DZALIM ADALAH BUAH DARI DOSA-DOSA RAKYATNYA
Orang-orang yang menimpakan masalah dan solusi pada
pemerintah, mereka berusaha menipu manusia, membuat mereka bingung, dan
menyesatkan mereka. Sayap kiri, liberalis, sekuleris, pengikut
al-Ikhwanul Muslimun, al-Qaeda, ISIS, hizbi, dan seterusnya, mereka
semua menilai bahwa masalah itu ada pada para penguasa, dan solusinya
adalah dengan mengganti mereka.
Selasa, 26 Januari 2016
TATA CARA SHALAT GERHANA
Hukum Shalat Gerhana
Shalat kusuf (gerhana) disyariatkan oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam. Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam memerintahkan dan mencontohkannya. Para ulama berbeda pendapat tentang hukum shalat kusuf:
- Kebanyakan ulama berpandangan bahwa hukumnya adalah sunnah muakaddah (yang ditekankan).
- Ulama yang lain berpendapat bahwa shalat kusuf hukumnya wajib (kifayah).
Selasa, 05 Januari 2016
KONDISI SEORANG HAMBA DI ALAM KUBUR SEPERTI KONDISI HATI DALAM DADA
حال
العبد في القبر كحال القلب في الصدر، نعيماً وعذاباً، وسجناً وانطلاقاً.
فإذا أردت أن تعرف حالك في قبرك، فانظر إلى حال قلبك في صدرك، فإذا كان قلبك ممتلئاً بشاشة وسكينة وطهارة، فهذا حالك في قبرك -بإذن الله-، والعكس صحيح ؛ ولهذا تجد صاحب الطاعة وحسن الخلق والسماحة أكثر الناس طمأنينة فالإيمان يذهب الهموم، ويزيل الغموم ، وهو قرة عين الموحدين، وسلوة العابدين من أدام التسبيح انفرجت أساريره.
ومن أدام الحمد تتابعت عليه الخيرات
ومن أدام الاستغفار فتحت له المغاليق
فإذا أردت أن تعرف حالك في قبرك، فانظر إلى حال قلبك في صدرك، فإذا كان قلبك ممتلئاً بشاشة وسكينة وطهارة، فهذا حالك في قبرك -بإذن الله-، والعكس صحيح ؛ ولهذا تجد صاحب الطاعة وحسن الخلق والسماحة أكثر الناس طمأنينة فالإيمان يذهب الهموم، ويزيل الغموم ، وهو قرة عين الموحدين، وسلوة العابدين من أدام التسبيح انفرجت أساريره.
ومن أدام الحمد تتابعت عليه الخيرات
ومن أدام الاستغفار فتحت له المغاليق
Minggu, 27 Desember 2015
SIAPA SAHABAT SEJATI ITU?
Manusia mana di dunia yang fana ini yang tidak mempunyai Sahabat
,dengan persahabatan itu terkadang seseorang akan menjadi baik dan
dengan persahabatan itulah terkadang seseorang akan menjadi jelek.
Siapakah sejatinya Sahabat sejati Itu ?
Didalam kitab nikmatul Ukhuwah disebutkan kriteria seorang yang layak di jadikan Sahabat diantaranya:
- Berakhlaq mulia
- Bukan termasuk Ahlul bid’ah
- Tidak mempunyai akhlak yang jelek
- Tidak Berambisi kepada dunia
- Bukan Pelaku kemaksiatan
Senin, 21 Desember 2015
TIGA PERANGAI KEBAIKAN
[Pengasuh Ponpes Al-Ihsan Gowa, Sulsel]
Orang-orang
pilihan akan senantiasa mendapatkan taufiq dari Allah -Azza wa Jalla-
untuk menapaki jalan-jalan kebaikan. Ia senantiasa mendapatkan bimbingan
dari Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Hamba yang akan berusaha
sekuat tenaga meraih kebaikan yang telah disiapkan oleh Allah -Subhanahu
wa Ta’ala-.
Jika anda ingin mengetahui
suatu kebaikan pada diri seorang hamba, maka lihatlah pada perangai
dirinya!! Adakah perangai kebaikan yang menghiasi dirinya?!
Sabtu, 28 November 2015
HUKUM SHALAT BERJAMA'AH BÉRDUA DENGAN WANITA YANG BUKAN MAHRAM
Tanya:
Terimakasih
ustadz atas jawabannya. Tetapi, apabila sang laki-laki telah sholat terlebih
dahulu dan dia tidak tahu ada orang lain lagi kemudian datang seorang atau
lebih wanita yg bermasbuk kpd laki-laki tersebut dengan ucapan spt sy sebutkan
di atas, bagaimana seharusnya sikap si lelaki ini? apakah ia kemudian jadi imam
dengan mengeraskan suara takbir, ataukah tetap shalat sendiri. dalam hal ini
apakah dia tetap berdosa? karena kejadian spt ini sering terjadi di
perkantoran2 yg tercampur antara laki-laki dan perempuan.
Tentang MENJADIKAN ILMU DIEN SEBAGAI MATA PENCAHARIAN DAN MENCARI KEDUDUKAN
Berkata asy-Syaikh Zaid bin Hadi al-Madkholi -rahimahullah-:
Adapun seseorang yang menjadikan ilmu
dien sebagai mata pencaharian, sebagaimana yang lainnya dari
pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan oleh orang yang menekuninya sebagai
wasilah untuk mendapatkan penghasilan berupa harta dan memperoleh
kedudukan, serta mencapai kursi kepimpinan dan kekuasaan, maka
sesungguhnya dia tidak akan pernah menaruh perhatian untuk menyebarkan
ilmunya kepada orang-orang yang membutuhkan, tidak pula ia memikirkan
bahwa baginya ada kewajiban terhadap Allah pada perkara tersebut, dan
nanti ia akan memikul tanggung jawab yang besar dan menyesal dengan
penyesalan yang sangat di hari ketika seluruh pemilik ilmu ditanya
tentang apa yang ia amalkan dari ilmunya.
Sabtu, 21 November 2015
NASEHAT DAN TANBIH BAGI PEGIAT RIBAWI
Al-‘Allamah DR. Robi’ bin Hadi Al-Madkholi hafizhohulloh
Pertanyaan:
Apakah dibolehkan bagiku meminjam dari bank ribawi untuk membeli sebuah rumah? Berikan faedah kepada kami jazakumullohu khoiron.
Apakah dibolehkan bagiku meminjam dari bank ribawi untuk membeli sebuah rumah? Berikan faedah kepada kami jazakumullohu khoiron.
Jawaban:
Jika engkau butuh sebuah roti untuk makan dan dengan itu engkau terselamatkan dari kematian maka jangan engkau mengambil (baca: meminjamnya) dari bank sedikitpun terlebih untuk membangun rumah atau membeli mobil.
Allah telah halalkan bagimu bangkai, daging babi, hewan yang mati terpukul dan yang jatuh; Allah halalkan itu semua di saat terpaksa. ❝ Namun Allah tidak pernah menghalalkan bagimu riba; riba bahaya sekali dan bahaya sekali. ❞ Maka jangan engkau bermu’amalah dengan riba dan bersabarlah;
Jika engkau butuh sebuah roti untuk makan dan dengan itu engkau terselamatkan dari kematian maka jangan engkau mengambil (baca: meminjamnya) dari bank sedikitpun terlebih untuk membangun rumah atau membeli mobil.
Allah telah halalkan bagimu bangkai, daging babi, hewan yang mati terpukul dan yang jatuh; Allah halalkan itu semua di saat terpaksa. ❝ Namun Allah tidak pernah menghalalkan bagimu riba; riba bahaya sekali dan bahaya sekali. ❞ Maka jangan engkau bermu’amalah dengan riba dan bersabarlah;
Sabtu, 31 Oktober 2015
Ketika Syeikh Fauzan hafidzahullah menghentikan dars di Masjidil Haram karena ada yang mengambil gambar Beliau
Beliau memerintahkan untuk
menghancurkan alat-alat untuk mengambil gambar seraya mengatakan, “Ya
ikhwanana, lihatlah, mengambil gambar (makhluk bernyawa -pent) haram
hukumnya, ada pengambilan gambar dari lantai dua. Ini haram dan mungkar,
sehingga tidak boleh. Wajib untuk melarang mereka dan mengambil alat
yang digunakannya sekarang, karena telah tetap ijma’ (tentang haramnya
gambar makhluk bernyawa -pent). Tidak boleh menyetujui kemungkaran di
Haramillah (tempat Allah yang suci) yaitu di al-Masjid al-Haram. Tidak
boleh menyetujui kemungkaran di semua tempat, lalu bagaimana jika
kemungkaran itu terjadi di Haramillah?!
Minggu, 18 Oktober 2015
TENTANG MENJAWAB TITIPAN SALAM
Syaikh Abdul Muhsin al Abbad hafidzahullah
Tanya:
Di negeri kami ada sebuah kebiasaan, apabila dikatakan pada seseorang: "Si fulan memberi salam kepadamu."
Kemudian seorang yang diberi salam tadi menjawab: "الله يسلمك ويسلمه"
Di negeri kami ada sebuah kebiasaan, apabila dikatakan pada seseorang: "Si fulan memberi salam kepadamu."
Kemudian seorang yang diberi salam tadi menjawab: "الله يسلمك ويسلمه"
Jawab:
Rabu, 07 Oktober 2015
MEMAKAI SEPATU SANDAL SAMBIL BERDIRI
Asy Syaikh Muqbil bin Hadi al Wadi’i rahimahullah
Pertanyaan: Apakah tsabit (benar) larangan memakai sandal sambil berdiri dan larangan tersebut untuk tanzih ataukah untuk tahrim?
Jawaban:
Jumat, 11 September 2015
Tentang BPJS DAN ASURANSI
Asuransi yang jenisnya kian beragam pada masa sekarang,
sebenarnya dapat diklasifikasikan menjadi tiga: asuransi sosial,
asuransi ta’awun (gotong-royong), dan asuransi tijarah (bisnis).
Kamis, 03 September 2015
MEMBERI NAFKAH KEPADA ISTRI DAN KELUARGA
Selasa, 01 September 2015
ADAB ADAB DALAM BERCANDA
Al-Ustadz Abdul Mu’thi Sutarman, Lc.
Bercanda atau bersenda gurau adalah salah satu bumbu dalam pergaulan
di tengah-tengah masyarakat. Ia terkadang diperlukan untuk menghilangkan
kejenuhan dan menciptakan keakraban, namun tentunya bila disajikan
dengan bagus sesuai porsinya dan melihat kondisi yang ada. Sebab, setiap
tempat dan suasana memang ada bahasa yang tepat untuk diutarakan.
Selasa, 11 Agustus 2015
MENGAPA AHLUSSUNNAH TIDAK MENEMPUH SOLUSI POLITIK DAN REVOLUSI DALAM PERBAIKAN MASYARAKAT
Oleh
Syaikh Abdul Malik Ramadhani
Syaikh Abdul Malik Ramadhani
Agama Islam telah mencakup seluruh
kebutuhan makhluk, Allâh Subhanahu wa Ta’ala berfirman:
وَيَوْمَ نَبْعَثُ فِي
كُلِّ أُمَّةٍ شَهِيدًا عَلَيْهِمْ مِنْ أَنْفُسِهِمْ ۖ وَجِئْنَا بِكَ
شَهِيدًا عَلَىٰ هَٰؤُلَاءِ ۚ وَنَزَّلْنَا عَلَيْكَ الْكِتَابَ تِبْيَانًا
لِكُلِّ شَيْءٍ وَهُدًى وَرَحْمَةً وَبُشْرَىٰ لِلْمُسْلِمِينَ
(Dan ingatlah) akan hari (ketika) Kami
bangkitkan pada tiap-tiap umat seorang saksi atas mereka dari mereka sendiri
dan Kami datangkan kamu (Muhammad) menjadi saksi atas seluruh umat manusia. Dan
Kami turunkan kepadamu al-Kitab (al-Quran) untuk menjelaskan segala sesuatu dan
petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri. [An-Nahl/16:89].
Diantara kebutuhan ini adalah sisi politik
yang menjadi sarana keteraturan masyarakat dan sisi jihad yang menjadi penjamin
kemuliaan dan menghalangi musuh yang menyerangnya. Kemulian orang yang
melaksanakan kedua hal ini dengan ilmu dan keadilan adalah perkara yang sudah
masyhur.
Hal ini kami sampaikan untuk menjelaskan
bahwa politik syar’i termasuk bagian agama dan jihad yang syar’i juga bagian
dari agama bahkan menjadi menaranya sebagaimana dijelaskan Rasûlullâh
Shallallahu ‘alaihi wa sallam.
Senin, 03 Agustus 2015
PENGHIBUR HATI BAGI YANG DIUJI DENGAN KEMISKINAN
Ustadz Fauzan Abu Muhammad Al-Kutawy –hafidzhahullah–
Sesungguhnya kekayaan dan kemiskinan adalah suatu perkara yang telah ditetapkan oleh Allah -Subhanahu wa ta’ala- bagi para hamba-Nya, untuk melihat siapakah diantara mereka yang bersyukur terhadap karunia yang diberikan kepadanya dan siapakah yang tidak mensyukurinya.
Sesungguhnya kekayaan dan kemiskinan adalah suatu perkara yang telah ditetapkan oleh Allah -Subhanahu wa ta’ala- bagi para hamba-Nya, untuk melihat siapakah diantara mereka yang bersyukur terhadap karunia yang diberikan kepadanya dan siapakah yang tidak mensyukurinya.
Sabtu, 01 Agustus 2015
MENGINGAT MATI
Hidup di dunia ini tidaklah selamanya. Akan datang masanya kita
berpisah dengan dunia berikut isinya. Perpisahan itu terjadi saat
kematian menjemput, tanpa ada seorang pun yang dapat menghindar darinya.
Karena Ar-Rahman telah berfirman:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ ۗ وَنَبْلُوكُم بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ
“Setiap yang berjiwa pasti akan merasakan mati, dan Kami menguji
kalian dengan kejelekan dan kebaikan sebagai satu fitnah (ujian), dan
hanya kepada Kami lah kalian akan dikembalikan.” (Al-Anbiya`: 35)
أَيْنَمَا تَكُونُوا يُدْرِككُّمُ الْمَوْتُ وَلَوْ كُنتُمْ فِي بُرُوجٍ مُّشَيَّدَةٍ ۗ
“Di mana saja kalian berada, kematian pasti akan mendapati kalian,
walaupun kalian berada di dalam benteng yang tinggi lagi kokoh.”
(An-Nisa`: 78)
Selasa, 21 Juli 2015
Ibroh dan Pelajaran Emas yang Terpetik dari Bulan Romadhon
Al-Ustadz Abdul Qodir Abu Fa’izah -hafizhahullah-
(Pengasuh Pesantren Al-Ihsan Gowa)
(Pengasuh Pesantren Al-Ihsan Gowa)
Romadhon telah pergi bersama berita-berita dan berbagai peristiwa
baik dan buruk yang terjadi di dalamnya. Berbahagialah orang-orang yang
banyak melakukan amal sholih di dalamnya berupa sholat tarwih dari awal
hingga akhir bulan, tilawatul Qur’an, bersedekah, berpuasa, ber-i’tikaf,
berdzikir, dan lainnya.
Minggu, 19 Juli 2015
RIZKI DARI ALLAH UNTUK HATIM AL ASHAM
KISAH MENAKJUBKAN DALAM TAWAKAL KEPADA ALLAH
Hatim Al-Asham (yang tuli) rahimahullah termasuk pembesarnya orang
shalih, hatinya berkeinginan untuk haji pada suatu tahun dalam keadaan
dia tidak memiliki biaya. Dia tidak boleh safar, bahkan tidak wajib
berhaji tanpa meninggalkan nafkah kepada anak-anak yang mereka tidak
ridha.
Sabtu, 11 Juli 2015
SIAPA DIA?
Bertahun-tahun dakwah salafy ada di Indonesia ini
Tidak pernah tersebut barang 1 huruf pun dari namanya,,
Para Asatidzah….para Masyayikh pun tidak mengenalnya…
Bukan permasalahan kenal atau tidak kenal dia dikatakan salafy….
Dia datang disaat badai fitnah muncul…
⚡ Fitnah menggenang dimana-mana
Dan disaat itu pula, dia muncul.. bak jentik nyamuk yang hidup digenangan air yang kotor.
Dan pertanyaannya…
Minggu, 05 Juli 2015
KISAH IMAM AL QADHI "BUAH MENUNAIKAN AMANAH"
Kisah ini terjadi pada salah satu ulama
ahli hadits, beliau adalah Al Qadhi Muhamad bin Abdul Baqi Al Anshari Al
Bazzar, beliau dikenal dengan julukan Qadhi Al Marastan, beliau
meninggal pada tahun 535 Hijriyah.
Kisah ini benar-benar menakjubkan dan
juga mengharukan. Padanya terdapat pelajaran yang banyak yang bisa kita
petik dari kisah tersebut.
Nah, penasaran kan? Ayo kita simak bersama-sama kisah ini!
Kamis, 25 Juni 2015
JIKA BELUM SHOLAT ISYA SUDAH DI TEGAKAN SHALAT TARAWIH
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin رحمه الله
Pertanyaan: Kami
bertiga masuk ke masjid dalam keadaan kami mendapati imam sudah selesai
dari shalat Isya. Apa yang afdhal bagi kami bertiga untuk shalat Isya
secara berjamaah? Ataukah kami menunggu shalat Tarawih dan ikut
bergabung dengan imam, tetapi dengan niat shalat Isya kemudian shalat
Isya kami sempurnakan ?
Kamis, 18 Juni 2015
Bolehkah Duduk iq'a saat Tasyahud
Tanya:
Waktu kita shalat, saat kondisi duduk diantara dua sujud, maka ada dua keadaan cara duduk, yaitu dengan cara iftirasy atau dengan cara menegakkan kedua kaki lalu duduk diatas dua kaki tersebut (iq'a). Di saat kita shalat yang raka'atnya dua raka'at, maka saat kondisi tahiyat akhir, maka juga ada dua kondisi, dua keadaan atau pendapat, yaitu iftirasy atau tawarruk. Pertanyaan, apakah pada saat tahiyat akhir yang dua raka'at tadi, ada pendapat yang ketiga, yaitu dengan cara menegakkan kedua kaki (dengan cara iq'a tadi) sebagaimana cara duduk diantara dua sujud. Maksudnya adakah dalil cara duduk tahiyat tersebut dengan menegakkan dua kaki? Jazakumullahu khoiron.
Waktu kita shalat, saat kondisi duduk diantara dua sujud, maka ada dua keadaan cara duduk, yaitu dengan cara iftirasy atau dengan cara menegakkan kedua kaki lalu duduk diatas dua kaki tersebut (iq'a). Di saat kita shalat yang raka'atnya dua raka'at, maka saat kondisi tahiyat akhir, maka juga ada dua kondisi, dua keadaan atau pendapat, yaitu iftirasy atau tawarruk. Pertanyaan, apakah pada saat tahiyat akhir yang dua raka'at tadi, ada pendapat yang ketiga, yaitu dengan cara menegakkan kedua kaki (dengan cara iq'a tadi) sebagaimana cara duduk diantara dua sujud. Maksudnya adakah dalil cara duduk tahiyat tersebut dengan menegakkan dua kaki? Jazakumullahu khoiron.
Rabu, 10 Juni 2015
Apakah rumah, tanah dan harta yang mencapai nishab terkena zakat
Tanya:
Afwan ustadz, ana mau tanya. Apabila ana mempunyai tanah, rumah, dan harta yang apabila dihitung dengan nilai emas, telah mencapai nishab, apakah wajib dikeluarkan zakatnya? Jazakallaahu khoiron.
Jawab:
Oleh Al Ustadz Abu Karimah Askari hafizhahullah
Afwan ustadz, ana mau tanya. Apabila ana mempunyai tanah, rumah, dan harta yang apabila dihitung dengan nilai emas, telah mencapai nishab, apakah wajib dikeluarkan zakatnya? Jazakallaahu khoiron.
Jawab:
Oleh Al Ustadz Abu Karimah Askari hafizhahullah
Langganan:
Postingan (Atom)
























