Selasa, 25 November 2014

PEMERINTAH INDONESIA, MASIHKAH LAYAK DITAATI

Para ulama kaum muslimin seluruhnya sepakat akan kewajiban taat kepada pemerintah muslim dalam perkara yang bukan maksiat kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala. Karena Allah Tabaraka wa Ta’alatelah memerintahkan hal tersebut sebagaimana dalam firman-Nya:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَطِيعُوا اللَّهَ وَأَطِيعُوا الرَّسُولَ وَأُولِي الْأَمْرِ مِنْكُمْ
“Hai orang-orang yang beriman, taatilah Allah dan taatilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu.” (An-Nisa’: 59)

Rabu, 19 November 2014

SIMPANAN YANG TAK AKAN SIRNA

Ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Abdulmu’thi, Lc.
Manusia umumnya gemar menumpuk atau menimbun harta. Namun mungkin tak pernah disadari bahwa harta mereka yang hakiki adalah yang disuguhkan pada kebaikan.
Banyak orang berlomba-lomba mencari harta dan menabungnya untuk simpanan di hari tuanya. Menyimpan harta tentunya tidak dilarang selagi ia mencarinya dari jalan yang halal dan menunaikan apa yang menjadi kewajibannya atas harta tersebut, seperti zakat dan nafkah yang wajib.

Senin, 17 November 2014

Kenapa Wazan Sharaf menggunakan kata فَعَلَ

Untuk yang pernah belajar sharaf, pasti tau bahwa wazan tashrif menggunakan kata fa’ala..  pada tutorial ilmu sharaf yang kami buat pun kami gunakan wazan fa’ala..tapi pernahkah kita bertanya, kenapa dipilih kata ini?? mari kita simaka jawabannya:
Apa itu wazan sharaf (tashrif)?
Yaitu standar (rumus) yang ditetapkan ulama sharaf untuk mengetahui kondisi susunan kata

Sekeping Puzzle Cinta

Saya baru menyadari ternyata rasa takut juga bagian dari cinta. Jika diibaratkan sebagai sebuah lukisan indah, Cinta adalah gambar hidup yang menghembuskan nafas-nafas kehidupan. Perasaan takut telah mengambil bagian tersendiri di dalam lukisan itu sebagai kepingan puzzle yang cukup menentukan letak keindahannya. Tanpa rasa takut, lukisan Cinta tidak akan benar-benar hidup.Kenapa bisa?

Senin, 03 November 2014

Tertinggal Shalat Jum'at, Apa Yang Harus Ia Lakukan?

Misalkan saat seorang menghadiri shalat Jum’at, ia telah mendapati imam telah duduk tasyahud akhir, kemudian ia langsung duduk mengikuti imam dan sempat salam bersama imam. 

Apakah ia telah mendapatkan shalat Jum’at? Bukankah ia tidak sempat mendengarkan khutbah? Bagaimana ia mengqadha shalatnya, 4 rakaa’at atau 2 raka’at? Bukankah ia juga tidak mendapatkan satu raka’at bersama imam?

Senin, 13 Oktober 2014

Meluruskan Salah Paham Seputar Haji Akbar

Allah Subhânahu wa Ta’âlâ berfirman,
وَأَذَانٌ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ إِلَى النَّاسِ يَوْمَ الْحَجِّ الْأَكْبَرِ أَنَّ اللَّهَ بَرِيءٌ مِنَ الْمُشْرِكِينَ وَرَسُولُهُ فَإِنْ تُبْتُمْ فَهُوَ خَيْرٌ لَكُمْ وَإِنْ تَوَلَّيْتُمْ فَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ غَيْرُ مُعْجِزِي اللَّهِ وَبَشِّرِ الَّذِينَ كَفَرُوا بِعَذَابٍ أَلِيمٍ.
“Dan (inilah) suatu pemakluman dari Allah dan Rasul-Nya kepada umat manusia pada hari haji akbar bahwa sesungguhnya Allah dan Rasul-Nya berlepas diri dari orang-orang musyrikin. Kemudian jika kalian (kaum musyrikin) bertaubat, maka bertaubat itu lebih baik bagi kalian; tetapi jika kalian berpaling, ketahuilah bahwa sesungguhnya kalian tidak dapat melemahkan Allah. Dan beritakanlah kepada orang-orang kafir (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih.” [At-Taubah: 3]

Selasa, 07 Oktober 2014

Hadits-Hadits Palsu Terkait dengan Haji dan Bulan Dzulhijjah

Kusebutkan untuk kalian sedikit contoh hadits-hadits palsu mengenai haji ini,yang tidak pernah diucapkan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam maka berhati-hatilah darinya …

Hadits ke-1: Tentang Puasa Arafah
صوم يوم عرفة كصوم ستين سنة
“Puasa pada hari Arafah seperti puasa enam puluh tahun.”

Kamis, 02 Oktober 2014

Puasa Arafah dan Lebaran, Ikut Indonesia atau Arab Saudi

Dalam sebuah hadits dari jalur Abu Qatâdah Al-Anshâry radhiyallâhu ‘anhu, Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam ditanya tentang puasa hari ‘Arafah maka beliau menjawab,
 يُكَفِّرُ السَّنَةَ الْمَاضِيَةَ وَالْبَاقِيَةَ
“(Puasa tersebut) menggugurkan dosa tahun yang lalu dan tahun yang tersisa.”
Dalam sebuah riwayat, disebutkan bahwa beliau bersabda,
صِيَامُ يَوْمِ عَرَفَةَ أَحْتَسِبُ عَلَى اللَّهِ أَنْ يُكَفِّرَ السَّنَةَ الَّتِى قَبْلَهُ وَالسَّنَةَ الَّتِى بَعْدَهُ
“Saya mengharap pahala dari Allah bahwa puasa hari ‘Arafah menggugurkan dosa tahun sebelumnya dan tahun ­setelahnya.”[1]

Rabu, 24 September 2014

10 Hari Pertama Bulan Dzulhijjah


الحمد لله رب العالمين، والصلاة والسلام على سيد المرسلين.. وبعد:

Sesungguhnya di antara keutamaan dan karunia yang Allah berikan kepada makhluk-Nya adalah dijadikannya musim (masa-masa tertentu) bagi hamba-hamba-Nya yang shalih untuk memperbanyak amal shalih di dalamnya. Dan di antara musim (masa-masa) tersebut adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.

Senin, 15 September 2014

JIKA KOMPLEK PEMAKAMAN TELAH PENUH MAKA TIDAK BOLEH LAGI MEMAKAMKAN DI SANA

Asy-Syaikh Shalih bin Al-Fauzan hafizhahullah

الْحَمْدُ للهِ وَبَعْدُ
Saya telah membaca sebuah makalah di surat kabar Madinah tertanggal 20 November 2013 dengan judul “Baqi’ Kesempatan Terakhir” yang ditulis oleh Abdullah Al-Jamily. Pada makalah tersebut terdapat kalimat yang membutuhkan untuk diluruskan, diantaranya:

Senin, 08 September 2014

BERHAJI DI BAWAH BIMBINGAN RASULULLAH

Pergi ke tanah suci untuk menunaikan ibadah haji merupakan karunia Allah yang menjadi dambaan setiap muslim. Predikat ‘Haji Mabrur’ yang tiada balasan baginya kecuali Al Jannah tak urung sebagai target utama dari kepergian ke Baitullah. Namun, mungkinkah semua yang berhaji ke Baitullah dapat meraihnya? Tentu jawabannya: mungkin, dengan dua syarat:

Selasa, 19 Agustus 2014

BACAAN DOA SUJUD TILAWAH DAN SUJUD SAHWI

Apa bacaannya pada saat sujud tilawah atau sujud sahwi?

Jawab:

Adapun sujud tilawah ada dua hadits yang menjelaskannya, tapi keduanya adalah hadits dho’if (lemah).
Satu : Hadits ‘Aisyah -radhiyallahu ‘anha- :
كَانَ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَآلِهِ وَسَلَّمَ يَقُوْلُ فِيْ سُجُوْدِ الْقُرْآنِ بِالْلَيْلِ سَجَدَ وَجْهِيْ لِلَّذِيْ خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعُهُ وَبََصَرُهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ

Senin, 18 Agustus 2014

KETIKA HUKUM MAYORITAS DIJADIKAN TOLOK UKUR SUATU KEBENARAN

Penulis : Ustadz Ruwaifi, Lc

Telah menjadi sunnatullah kalau kebanyakan manusia merupakan para penentang kebenaran. Maka menjadi ironi, ketika kebenaran kemudian diukur dengan suara mayoritas.
Semisal perkataan kebanyakan orang,"Apa yang kamu bawa itu salah, karena menyelisihi mayoritas masyarakat di sini…, kalaulah ajaran itu benar pasti diikuti oleh banyak orang …, jangan membawa yang aneh-aneh, masyarakat di sini tidak biasa dengan seperti itu…., ngono yo ngono neng ojo ngono!"

Senin, 11 Agustus 2014

SEBAB HILANGNYA NIKMAT

Ditulis oleh: Al-Ustadz Qomar Suaidi, Lc

Ibnul Qayyim rahimahullah menjelaskan:
Di antara malapetaka yang tersembunyi namun banyak menyebar adalah keberadaan seorang hamba pada sebuah kenikmatan yang Allah Subhanahu wata’ala karuniakan kepadanya dan Allah Subhanahu wata’ala pilihkan untuknya, lalu hamba tersebut merasa bosan dengannya dan meminta untuk beranjak menuju nikmat lain yang dia anggap lebih baik berdasarkan penilaiannya yang bodoh. Namun Allah Subhanahu wata’ala dengan kasih sayang-Nya tetap belum mengeluarkannya dari nikmat tersebut dan masih memaafkannya atas kebodohannya serta kejelekan pilihannya untuk dirinya sendiri.

Senin, 21 Juli 2014

Jangan Mudah Menuduh, Sepenggal Kisah dari Alquran

Pahit rasanya hidup ini saat dituduh melakukan ini dan itu. Dituduh telah mengucapkan kata yang bukan-bukan. Sesuatu yang tidak pernah diperbuat karena buruk dan cela,malah ditimpakan kepada kita. Prasangka-prasangka buruk seolah tiada pernah berakhir. Pernah dituduh? Pernah disangka ternyata keliru? Bersabarlah dan sikapi dengan positif,niscaya Anda tetap bahagia.

Kamis, 17 Juli 2014

Mewaspadai Kerasnya Hati

Hati yang dimiliki setiap insan terkadang ia selembut air, tapi juga terkadang sekeras batu. Lembutnya hati karena taatnya si pemilik hati kepada Allah -Azza wa Jalla-. Sebaliknya, kerasnya hati karena kedurhakaan si pemilik hati kepada Allah Sang Pencipta Allam Semesta.

Adab Buang Air Menurut Sunnah Nabi

Decak kagum terus bergema dalam hati ketika seseorang melihat keindahan Islam, dan kerapiannnya yang telah diatur oleh Sang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. Kekaguman seperti ini pernah dialami oleh seorang kafir jahiliah ketika ia berkata kepada sahabat Salman Al-Farisiy -radhiyallahu ‘anhu-, "Sungguh Nabi kalian -Shollallahu ‘alaihi wasallam- telah mengajari kalian tentang segala hal sampai tata cara buang air". Maka Salman menjawab,

Senin, 30 Juni 2014

HAKIKAT HATI MANUSIA

Sesuatu yang paling mulia pada manusia adalah hati. Karena sesungguhnya hatilah yang mengetahui Allah Subhanahu wata’ala, yang beramal untuk-Nya, dan yang berusaha menuju kepada-Nya. Anggota badan hanya menjadi pengikut dan pembantu hati, layaknya seorang budak yang membantu raja. Barangsiapa mengetahui hakekat hatinya, ia akan mengetahui hakekat Rabb-Nya. Namun mayoritas manusia tidak mengetahui hati dan jiwanya.

Kamis, 19 Juni 2014

Hukum Donor Darah

Tanya : Bagaimana hukumya donor darah? (abu suhail – akbar_gandxxx@yahoo.co.id )

Jawab :
Hukum mendonorkan darah adalah boleh dengan syarat dia tidak boleh menjual darahnya, karena Rasulullah -Shallallahu alaihi wasallam- bersabda dalam hadits Ibnu Abbas -radhiyallahu anhuma-:
إِنَّ اللهَ إِذَا حَرَّمَ عَلَى قَوْمٍ أَكْلَ شَيْءٍ, حَرَّمَ عَلَيْهِمْ ثَمَنَهُ
"Sesungguhnya jika Allah mengharamkan sebuah kaum untuk memakan sesuatu maka Allah akan haramkan harganya."

Minggu, 15 Juni 2014

Indahnya Sabar

Pepatah arab mengatakan, Sabar itu seperti namanya, rasanya pahit, akan tetapi akhirnya sangatlah manis.

Terkadang manusia lalai untuk menyadari bahwa kesabaran adalah sebuah ibadah. Karena
Allah ta'ala memerintahkannya di dalam al Qur'an.
Allah Subhaanahu wata’aala, berfirman:
Artinya ;
"Maka bersabarlah engkau dengan kesabaran yang baik." (QS. Al Ma'arij: 5)

Selasa, 20 Mei 2014

Benarkah yang wajib taat pada pemimpin suatu daerah hanyalah penduduk daerah tersebut

بسم الله الرحمن الرحيم

Segala puji hanya milik Allah تعالى, dan semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Rasulullah beserta keluarga, para shahabat dan setiap orang yang mengikuti petunjuk beliau. Amma ba’du:
Ini adalah pertanyaan dari sebagian Da’i Salafy di Indonesia, kami ajukan kepada Syaikh dan Bapak kami Al-Mujahid Al-‘Allamah Muhammad bin Abdillah Al-Imam حفظه الله:

Senin, 19 Mei 2014

Kabar Gembira Bagi Orang-Orang yang Sabar


Keadaan manusia seperti roda berputar, kadang senang kadang sedih. Ada kala bahagia, ada kala sengsara. Hari ini sehat, besok sakit, minggu kemarin musibah datang, minggu ini keceriaan yang ada. Bulan kemarin rezeki banyak, bulan ini rezeki berkurang. Itulah kehidupan yang dirasakan manusia.

Minggu, 11 Mei 2014

Hukum Mencukur Rambut Sebagian

Tanya:
Kalau kita ke tukang cukur untuk merapikan rambut, misal hanya samping (sisi kanan dan kiri) rambut saja yang dipotong. Apakah ini disebut dengan qaza’ yang terlarang?
Jawab:
Telah sah dari Ibnu ‘Umar radhiyallâhu ‘anhumâ bahwa beliau berkata,
أَنَّ رَسُولَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنِ الْقَزَعِ
“Sesungguhnya Rasulullah shallallâhu ‘alaihi wa sallam melarang dari Qaza’.”

Rabu, 30 April 2014

Hukum Arisan dalam Pandangan Islam

Bagaiamana hukum Arisan dalam islam?
Oleh :  Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad as-Sarbini hafizhahullaah

Arisan dikenal oleh sebagian orang  Arab dengan istilah jam’iyyah (kumpulan peserta arisan). Ini termasuk masalah kontemporer yang tengah marak ditekuni oleh banyak kaum muslimin mengingat manfaat yang mereka rasakan darinya. Masalah ini diperselisihkan oleh ulama ahli fatwa masa kini.

Sabtu, 19 April 2014

PKS (Memang) Bukan Wahabi


Sengaja saya tulis singkat artikel ini pasca ditentukannya cawapres oleh bapak SBY agar tidak dianggap sebagai upaya penggembosan terhadap cawapres yang diajukan oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
“PKS Bukan Wahabi, PKS Toleran”, begitulah kira-kira judul tulisan di website resmi PKS beberapa waktu lalu (lihat : http://www.pk-sejahtera.org/v2/main.php?op=isi&id=7099). Andaikata tidak ada embel-embel “Wahabi”, tidak ada hal istimewa yang membuat saya tertarik untuk membaca dan memberi komentar. Jelasnya, inilah yang dikatakan bapak Dr. Hidayat Nur Wahid (HNW) :
"Itu pendapat klasik yang tidak benar yang selalu dimunculkan menjelang pilkada maupun pemilu. Itu adalah fitnah belaka. Kalau saja kami Wahabi tentu kami tidak akan mendirikan partai politik, sebab kaum Wahabi mengharamkan dan membid'ahkan partai politik."