Minggu, 21 April 2013

Pemilu – Satu Pilihan yang Ekstra Sulit


Beberapa waktu lalu (dan juga sampai sekarang), bahasan partisipasi kaum muslimin dalam Pemilu sempat menghangat. Menghangat karena memunculkan satu hal yang dianggap ‘baru’ – walau sebenarnya tidak baru – yang ‘dianggap’ berlawanan dengan mayoritas sikap kaum muslimin (salafiyyun) tanah air yang memutuskan untuk tidak turut berpartisipasi dalam Pemilu. Dimunculkanlah beberapa fatwa yang kurang ‘populer’ dari para ulama Ahlus-Sunnah. Padahal, fatwa-fatwa tersebut benar adanya dan punya landasan yang layak untuk dipertimbangkan. Tidak perlu hati ini bergegas angkat bicara kontra. Taruhlah misal Asy-Syaikh Muhammad bin Shaalih Al-‘Utsaimin, Asy-Syaikh Shaalih Al-Fauzan, ataupun para ulama yang tergabung dalam Lajnah Daaimah Saudi Arabia yang memang memfatwakan kebolehan berpartisipasi dalam Pemilu. Sedangkan di sisi lain, Asy-Syaikh Al-Albani, Asy-Syaikh Muqbil, Asy-Syaikh Rabi’, dan yang lainnya berlainan pendapat dengan para ulama tersebut.

Rabu, 17 April 2013

Apakah Siksaan pada Hari Kiamat Menimpa Jasad dan Ruh?

Tanya:
Manusia ketika meninggal dan dibangkitkan, apakah dalam bentuk ruhnya saja atau dibangkitkan dengan jasadnya (berdaging dan bertulang)? Mohon penjelasan dan dalilnya.
Jawab:
Tidak diragukan bahwa pada hari kiamat ruh mempunyai keterkaitan dengan jasad manusia saat ini. Hal tersebut ditunjukkan oleh sejumlah dalil.

Rabu, 03 April 2013

Apakah Dajjal akan Muncul dari Segitiga Bermuda?

dajjal muncul di segitiga bermuda
Pertanyaan:
Assalamu’alaikum warahmatullah..
Saya mau tanya tentang kebenaran misteri yang ada di segitiga bermuda yang di jelaskan dalam buku Dajjal Akan Muncul dari Segitiga Bermuda yang ditulis oleh Muhammad Isa Daud.

Kamis, 21 Maret 2013

Fitnah Dari Timur, Munculnya Tanduk Setan 5

Tersebarnya makar yang di tunjukkan kepada kota riyadh arab saudi bahkan merembet mendekati madinah dan mekkah menimbulkan persangkaan jelek kepada arab saudi memalingkan kaum muslimin untuk mencintai madinah dan mekkah kepada kebencian arab saudi

Apa itu Najd?
Secara bahasa Najd adalah tanah yang tinggi. Pemilik Kamus terkenal Asli Indonesia- KH Ahmad Warson Munawwir- menyebutkan dalam kamusnya

Fitnah Dari Timur, Munculnya Tanduk Setan 4

Artikel ini merupakan kelanjutan dari artikel sebelumnya yang berjudul Munculnya Tanduk Setan!. Dalam dua artikel tersebut telah disebutkan bahwa makna Najd dalam hadits fitnah (kemunculan tanduk setan) adalah negeri ‘Iraaq. Hadits-haditsnya pun sangat jelas. Satu lafadh menunjukkan Najd, dan di lafadh lain menunjukkan ‘Iraaq. Akan tetapi segolongan orang menyanggah bahwa makna Najd dalam hadits Tanduk Setan bukanlah ‘Iraaq. Menurut sangkaan mereka, arah timur/masyriq dalam hadits tidak bisa menunjukkan negeri ‘Iraaq, akan tetapi Hijaaz. Itulah yang sesuai dengan arah mata angin. 

Rabu, 20 Maret 2013

Fitnah Dari Timur, Munculnya Tanduk Setan 3

Seiring dengan tersebarnya tuduhan bahwa para salafy tidak paham geografi tentang najd arah timur dari kota madinah dan mekkah, maka perlunya kita jelaskan dengan mengunakan peta sebagai pentunjuk adapun kalo kita melihat peta kota riyadh timurnya dari najd seperti di bawah ini

Fitnah Dari Timur, Munculnya Tanduk Setan 2

Telah berkata Al-Imaam Al-Bukhaariy rahimahullah :
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al-Mutsannaa, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Husain bin Al-Hasan, ia berkata : Telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun, dari Naafi’, dari Ibnu ‘Umar, ia berkata : Nabi pernah bersabda : “Ya Allah, berikanlah barakah kepada kami pada Syaam kami dan Yamaan kami”. Para shahabat : “Dan juga Najd kami ?”. Beliau bersabda : “Di sana muncul bencana dan fitnah. Dan di sanalah akan muncul tanduk setan”.

Selasa, 12 Maret 2013

Fitnah Dari Timur, Munculnya Tanduk Setan 1

Suatu hari Rasulullah pernah mendoakan negeri Yaman dan Syam, cerita ini terekam dalam sebuah Hadits yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dalam sohihnya :
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ الْمُثَنَّى قَالَ حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ الْحَسَنِ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَوْنٍ عَنْ نَافِعٍ عَنْ ابْنِ عُمَرَ قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ اللَّهُمَّ بَارِكْ لَنَا فِي شَامِنَا وَفِي يَمَنِنَا قَالَ قَالُوا وَفِي نَجْدِنَا قَالَ قَالَ هُنَاكَ الزَّلَازِلُ وَالْفِتَنُ وَبِهَا يَطْلُعُ قَرْنُ الشَّيْطَانِ
Telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Al Mutsanna
yang berkata telah menceritakan kepada kami Husain bin Hasan yang berkata telah menceritakan kepada kami Ibnu ‘Aun dari Nafi’ dari Ibnu Umar yang berkata [Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam] bersabda “Ya Allah berilah keberkatan kepada kami, pada Syam kami dan pada Yaman kami”. Para sahabat berkata “dan juga Najd kami?”. Beliau bersabda “disana muncul kegoncangan dan fitnah, dan disanalah akan muncul tanduk setan” [1][Shahih Bukhari 2/33 no 1037]

Rabu, 20 Februari 2013

Menjawab Subhat Penulis Buku Quo Vadis Salafy (2)

Makar Bang Lubis (Pengedit QVS) tidak hanya sampai disitu dengan menuduh salafiyyun sebagai pengacau dan penyebab kontroversi diantara kaum beriman, bahkah ia melangkah jauh dalam menyamakan salafiyyun dengan Iblis[1]. Dimana letak kesamaannya?! Nah dengarkan Bang Lubis berkata,
“Jadi bukan pengakuan atau klaim dengan menyebut diri atau kelompok salafy, sebab nanti akan ada tuduhan atau stigma bahwa kelompok lain atau individu lain adalah bukan salafy.

Selasa, 19 Februari 2013

Menjawab Subhat Penulis Buku Quo Vadis Salafy (1)

Setiap ahli bid’ah berusaha membela manhaj dan pemahaman mereka dengan berbagai macam uslub (cara). Namun semua cara itu adalah batil. Diantara mereka ada yang menggunakan cara dusta, menyebarkan syubhat, menghina orang tanpa hujjah, memutar balik fakta, mencari perhatian orang banyak agar mereka simpati kepadanya, menghujat para ulama sunnah, menggelari ulama dengan sesuatu yang tidak mereka cintai tanpa berdasarkan bayyinah (keterangan), dan berbagai macam cara batil lainnya.

Minggu, 10 Februari 2013

Pendapat Yang Membolehkan Pajak

Di blog ini telah dituliskan artikel singkat tentang pajak (= orang yang bekerja sebagai pemungut pajak) dan bagaimana syari’at memandangnya.[1] Pada kesempatan ini, saya (abul Jauza)akan coba tuliskan bahasan lain tentang pendapat sebagian ulama yang ‘membolehkan’ pajak dengan syarat-syarat tertentu.

Jumat, 08 Februari 2013

Hukum Bekerja di Perpajakan

Islam telah mengharamkan segala bentuk kedhaliman dengan memakan harta orang lain tanpa hak. Allah ta’ala berfirman :
وَلاَ تَأْكُلُواْ أَمْوَالَكُم بَيْنَكُم بِالْبَاطِلِ وَتُدْلُواْ بِهَا إِلَى الْحُكَّامِ لِتَأْكُلُواْ فَرِيقاً مِّنْ أَمْوَالِ النَّاسِ بِالإِثْمِ وَأَنتُمْ تَعْلَمُونَ
“Dan janganlah sebahagian kamu memakan harta sebahagian yang lain di antara kamu dengan jalan yang batil…..” [QS. Al-Baqarah : 188].

Jumat, 01 Februari 2013

KEGAGALAN DALAM MEMBEDAKAN : Wahabi-Salafy, Osama Bin Laden, Sufi-Thaliban dan Pengikut Sayyid Qutb


Penulis Haneef James Oliver
 
Apakah Osama bin Laden “Wahhabi”?
Pada tanggal 30 September 2001, seorang analis Timur Tengah dari kantor berita BBC, Roger Hardy, menulis satu artikel yang berjudul “Di Dalam Islam ‘Wahhabi’.” Hardy sendiri menulis bahwa istilah “Wahhabi” seringkali disalahgunakan untuk tujuan menghina.

Minggu, 27 Januari 2013

Fatwa Ulama Mengenai Yayasan

Kalau kita memperhatikan penjelasan para Ulama Ahlus sunnah tentang yayasan, maka sangat jelas sekali bahwa mereka tidak menghukumi jum’iyyah atau yayasan dengan pengharaman secara mutlak. Namun mereka melihat dari kondisi yayasan tersebut,  jika tidak terdapat penyimpangan dan kesesatan yang menjurus kepada hizbiyyah atau yang semisalnya, maka merekapun membolehkannya.

Kamis, 17 Januari 2013

Hukum Berhujjah Dengan Mimpi

Hujjah yang paling lemah adalah hujjah suatu kaum yang menyandarkan diri kepada mimpi mimpi untuk melaksanakan atau meninggalkan suatu amalan. Mereka biasanya berkata Kami bermimpi bertemu si fulan –biasanya seorang yang shalih– lalu dia berkata kepada kami ‘Tinggalkan amalan itu dan lakukan amalan ini”.

Selasa, 15 Januari 2013

Kapan Dibolehkan Memberontak Pada Penguasa

Asy-Syaikh Muhammad Ibnu ‘Utsaimin t mengatakan, “Hendaknya diketahui bahwa memberontak (kudeta) kepada penguasa adalah tidak diperbolehkan kecuali dengan syarat-syarat. 

Rasulullah n telah menerangkannya sebagaimana dalam hadits ‘Ubadah bin ash-Shamit z:

Minggu, 13 Januari 2013

Kaedah Halal dan Haram Harta

Harta haram sudah seharusnya dijauhi. Artinya, kita tidak boleh mencari pekerjaan dari usaha yang haram. Jika terlanjur memilikinya, harus dicuci atau dibersihkan dari harta yang halal. Adapun pembagian harta haram secara mudahnya dibagi menjadi harta haram karena zat -seperti daging babi- dan karena pekerjaan -seperti harta riba dari bunga bank-.

Jumat, 11 Januari 2013

Tathayur, Praktek Syirik Masa Jahiliyah

(oleh : Al-Ustadz Abdurrahman Mubarak)
Setiap perilaku yang dinisbahkan kepada masa jahiliah adalah tercela, demikian disebutkan oleh asy-Syaikh Shalih al-Fauzan dan lainnya. Namun, sangat disayangkan masih banyak kaum muslimin yang memiliki keyakinan seperti orang-orang di masa jahiliah.

Sabtu, 05 Januari 2013

MANUSIA PALING CELAKA ADALAH PEMBUNUHMU, WAHAI ALI

Wafatnya khalifah ‘Utsman bin ‘Affan z bukan akhir dari musibah yang menimpa umat. Rantai fitnah terus bersambung menimpa umat sebagai ujian dari Allah l, sebagaimana Rasulullah n kabarkan dalam sabdanya:
وَإِذَا وَقَعَ عَلَيْهِمُ السَّيْفُ لَمْ يُرْفَعْ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
“Jika pedang telah dijatuhkan atas muslimin, pedang itu tidak akan diangkat hingga hari kiamat.”[1]
Berita ini terjadi seperti apa yang Rasul kabarkan. Ketika khalifah Ar-Rasyid, Amirul Mukminin ‘Utsman z terbunuh, sejak saat itulah peperangan terus berlangsung di tengah kaum muslimin, dan akan berlanjut hingga hari kiamat. La haula wala quwwata illa billah…[2]

Keutamaan Ilmu Syar'i dan Mempelajarinya

Allah Ta'ala telah memuji ilmu dan pemiliknya serta mendorong hamba-hamba-Nya untuk berilmu dan membekali diri dengannya. Demikian pula Sunnah Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam yang suci.
Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah (wafat th. 751 H) rahimahullaah menyebutkan lebih dari seratus keutamaan Ilmu Syar'i .
Di buku ini penulis hanya sebutkan sebagian kecil darinya. Di antaranya :

Rabu, 02 Januari 2013

Ragu Tidak Bisa Mengalahkan Yakin

Sebelum Maghrib kita yakin sudah berwudhu dengan benar dan wudhu itu kita gunakan untuk shalat. Menjelang Isya’ mungkin ada perasaan atau was-was, apakah wudhu shalat Maghrib tadi sudah batal ataukah belum. Untuk keadaan seperti ini kalau yakin tidak kentut dan tidak melakukan pembatal wudhu lainnya, maka tetaplah berpegang pada kondisi awal (yang yakin).

Senin, 31 Desember 2012

Hukum Musik dan Nyanyian (3)

Perkataan Ulama Mengenai Keharaman Nyanyian yang Disertai Alat Musik
Jumhur ulama mengharamkan nyanyian yang disertai alat musik. Hal itu telah menjadi kesepakatan imam empat.
1.        ’Utsman bin ’Affan radliyallaahu ’anhu, ia berkata :

Minggu, 30 Desember 2012

Hukum Musik dan Nyanyian (2)

Dalil As-Sunnah
1.    Imam Bukhari telah menyebut dalam kitab Shahih-nya dalam Bab { باب ما جاء فيمن يستحل الخمر ويسميه بغير اسمه } Bab Apa-Apa yang Datang Seputar Orang yang Menghalalkan Khamr dan Menamainya dengan Nama Lain. Kemudian beliau membawakan hadits sebagai berikut :

Sabtu, 29 Desember 2012

Hukum Musik dan Nyanyian (1)

HUKUM SYAIR (SYI’IR)
Banyak hadits Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wasallam yang menjelaskan tentang dibencinya banyak bersya’ir :
عن بن عمر رضى الله تعالى عنهما عن النبي صلى الله عليه وسلم قال لأن يمتلئ جوف أحدكم قيحا خير له من أن يمتلئ شعرا
Dari Ibnu ‘Umar radliyallaahu ‘anhuma dari Nabi shallallaahu ‘alaihi wasallam yang bersabda : “Lebih baik salah seorang dari kalian memenuhi perutnya dengan nanah daripada ia penuhi dengan sya’ir” [HR. Al-Bukhari no. 5802].

Rabu, 26 Desember 2012

Apakah Setiap Amal Yang Tidak Dilakukan Dizaman Nabi Disebut Bid'ah?

Ada dua pendapat ’ekstrim’ terkait dengan bahasan ini. Satu pendapat mengatakan bahwa segala sesuatu yang tidak dikerjakan di jaman Nabi shallallaahu ’alaihi wasallam tidak bisa disebut bid’ah. Ini tergantung niat atau bentuknya. Jika niat atau bentuknyanya (mereka anggap) baik, maka jadilah ia bid’ah yang baik (bid’ah hasanah).