Minggu, 16 Oktober 2016

BUAH PAHIT MAKSIAT

Pembaca rahimakumullah,

Tatkala seorang hamba bermaksiat kepada Allah, baik dengan ucapan, perbuatan, maupun amalan hati, jangan pernah dia merasa bahwa perbuatannya itu tiada berefek apa-apa,  bahkan jika dia mau sedikit saja merenungkan akibat perbuatannya tersebut, niscaya akan nampak jelas baginya kerusakan demi kerusakan yang ditimbulkan olehnya.


Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyah telah menyebutkan kerusakan-kerusakan tersebut secara ringkas dalam butirbutir kesimpulan dalam kitabnya yang terkenal “Al-Fawaid”, sebagai berikut:

1.       Minimnya taufik dan pendapat yang mencocoki kebenaran;
2.       Menyamarkan al-haq bagi pelakunya;
3.       Merusak hati;
4.       Menjadikan pelakunya tidak dikenal;
5.       Menyia-nyiakan waktu;
6.       Membuat lari orang-orang di sekelilingnya;
7.       Membuat pelakunya liar antara dirinya dengan Rabbnya;
8.       Menghalangi terkabulnya do’a;
9.       Menghilangkan berkah pada umur dan rizki;
10.   Menghalangi pelakunya dari ilmu dan meliputkan pakaian kerendahan kepadanya;
11.   Direndahkan musuh;
12.   Menyempitkan dada;
13.   Pelakunya akan diuji dengan teman-teman dekat yang jelek, yang merusak hati dan menyia-nyiakan waktu;
14.   Lamanya rasa duka dan kesusahan yang diderita akibat kemaksiatan;
15.   Mempersulit mata pencaharian;
16.   Memperburuk keadaan hidup.

Inilah, wahai pembaca sekalian, sekelumit efek negatif dan buah pahit yang akan menimpa pelaku kemaksiatan dan orang-orang yang lalai dari mengingat-Nya, sebagaimana kebakaran itu akibat dari api dan tumbuhnya tetumbuhan itu disebabkan oleh air, demikian pula buah-buah pahit ini akan dipanen pelaku kemaksiatan, wal ‘iyadzu billah.

Sebaliknya lawan dari hal tersebut di atas, buah-buah positif, akan terhasilkan dari ketaatan kita kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

Oleh karena itu, pikirkanlah matang-matang akibatnya sebelum berkata dan bertindak, sebelum menjadi penyesalan besar pada hari yang tiada bermanfaat lagi taubat dan penyesalan.
Wallahu a’lam bish shawab. Wabillahit taufiq.

Sumber : http://mahad-assalafy.com/2016/07/02/buah-pahit-maksiat/ 
dengan perubahan gambar ilustrasi

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar