Sabtu, 21 November 2015

NASEHAT DAN TANBIH BAGI PEGIAT RIBAWI

Al-‘Allamah DR. Robi’ bin Hadi Al-Madkholi hafizhohulloh
Pertanyaan:
Apakah dibolehkan bagiku meminjam dari bank ribawi untuk membeli sebuah rumah? Berikan faedah kepada kami jazakumullohu khoiron.

Jawaban:
Jika engkau butuh sebuah roti untuk makan dan dengan itu engkau terselamatkan dari kematian maka jangan engkau mengambil (baca: meminjamnya) dari bank sedikitpun terlebih untuk membangun rumah atau membeli mobil.
Allah telah halalkan bagimu bangkai, daging babi, hewan yang mati terpukul dan yang jatuh; Allah halalkan itu semua di saat terpaksa. ❝ Namun Allah tidak pernah menghalalkan bagimu riba; riba bahaya sekali dan bahaya sekali. ❞ Maka jangan engkau bermu’amalah dengan riba dan bersabarlah;
karena sesungguhnya Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:
(وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا * وَيَرْزُقْهُ مِنْ حَيْثُ لَا يَحْتَسِبُ) [سورة الطلاق 2 – 3]
“Barangsiapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberinya rezeki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” [Qs. At-Tholaaq: 2-3]

❝ Maka riba adalah dosa besar dan perkara yang berbahaya; dan yang menghalalkannya dikafirkan. ❞
Dan jika engkau butuh sebuah rumah maka bersabarlah hingga Allah beri engkau rezeki, dan berlindunglah kepada Allah serta curahkan (usaha menempuh) sebab-sebab hingga Allah persiapkan bagimu sebuah rumah, dan jika tidak maka engkau mati dalam keadaan engkau selamat dari peperangan melawan Allah; karena orang yang berbuat riba adalah orang yang memerangi Allah -na’udzubillah- ; sebagaimana difirmankan Allah ‘Azza wa Jalla:
(فَإِنْ لَمْ تَفْعَلُوا فَأْذَنُوا بِحَرْبٍ مِنَ اللَّهِ وَرَسُولِهِ ۖ وَإِنْ تُبْتُمْ فَلَكُمْ رُءُوسُ أَمْوَالِكُمْ لَا تَظْلِمُونَ وَلَا تُظْلَمُونَ) [سورة البقرة 279]
“Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba), maka ketahuilah, bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba), maka bagimu pokok hartamu; kamu tidak menganiaya dan tidak (pula) dianiaya.” [Qs. Al-Baqoroh: 279)
Allah umumkan peperangan atas pelaku riba.

Dan Rasulullah telah melaknat pemakan riba, wakilnya, penulisnya, dan kedua saksinya.
Apa yang engkau inginkan setelah kutukan/laknat dari Rasulullah? Apakah bermanfaat bagimu rumah sedangkan di hadapanmu neraka jahanam?

Hendaklah bertakwa kepada Allah setiap mu’min dan bersabarlah atas kemiskinan dirinya serta atas hajatnya; karena Allah berfirman:
(وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ بِشَيْءٍ مِنَ الْخَوْفِ وَالْجُوعِ وَنَقْصٍ مِنَ الْأَمْوَالِ وَالْأَنْفُسِ وَالثَّمَرَاتِ ۗ وَبَشِّرِ الصَّابِرِينَ) [سورة البقرة 155]
“Dan sungguh akan Kami berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa dan buah-buahan. Dan berikanlah berita gembira kepada orang-orang yang sabar.” [Qs. Al-Baqoroh: 155]

Bersabarlah dan Allah akan memberimu balasan yang besar ini, sebagai pengganti dari engkau terjatuh ke dalam kutukan-Nya, kemarahan-Nya, kemurkaan-Nya, dan siksa-Nya.
Pikullah kesulitan ini di dunia karena sejatinya dia bukanlah apa-apa jika dibandingkan dengan kemurkaan Allah dan siksa-Nya.

Kita memohon kepada Allah agar kita dicukupkan dengan karunia-Nya dan anugerah-Nya dari segala hal yang akan mendatangkan kemarahan dan kemurkaan-Nya; sesungguhnya Robb kita sungguh maha mendengar semua doa.

Shalawat dan salam atas Nabi kita, Muhammad, dan atas keluarganya serta para sahabatnya.
••┈┈┈••✦✿✦••┈┈┈••
Mawsu’ah Mu`allafat wa Rosail wa Fatawa Syaikh Robi’ Al-Madkholi (1/134-135).
Sumber : Channel Telegram Mutiara ASK https://telegram.me/MutiaraASK

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar